Comment

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kamis, 08 Desember 2016

Konfigurrasi Router

Routing adalah proses dimana suatu item dapat sampai ke tujuan dari satu lokasi ke lokasi lain. Beberapa contoh item yang dapat di-routing : mail, telepon call, dan data. Di dalam jaringan, Router adalah perangkat yang digunakan untuk melakukan routing trafik.
Konsep dasar routing
Bahwa dalam jaringan WAN kita sering mengenal yang namanya TCP/IP (Transmission Control Protocol/ Internet Protocol) sebagai alamat sehingga pengiriman paket data dapat sampai ke alamat yang dituju (host tujuan).
  • Routing langsung merupakan sebuah pengalamatan secara langsung menuju alamat tujuan tanpa melalui host lain. Contoh: sebuah komputer dengan alamat 192.168.1.2 mengirimkan data ke komputer dengan alamat 192.168.1.3
  • Routing tidak langsung merupakan sebuah pengalamatan yang harus melalui alamat host lain sebelum menuju alamat hort tujuan. (contoh: komputer dengan alamat 192.168.1.2 mengirim data ke komputer dengan alamat 192.1681.3, akan tetapi sebelum menuju ke komputer dengan alamat 192.168.1.3, data dikirim terlebih dahulu melalui host dengan alamat 192.168.1.5 kemudian dilanjutkan ke alamat host tujuan.
Jenis Konfigurasi Routing 
  1. Minimal Routing merupakan proses routing sederhana dan biasanya hanya pemakaian lokal saja.
  2. Static Routing, dibangun pada jaringan yang memiliki banyak gateway. jenis ini hanya memungkinkan untuk jaringan kecil dan stabil.
  3. Dinamic Routing, biasanya digunakan pada jaringan yang memiliki lebih dari satu rute. Dinamic routing memerlukan routing protocol untuk membuat tabel routing yang dapat memakan resource komputer.
Cara  Cofiguration Routers : 
·         Pertama
·         Klik intefaces, kemudian akan muncul Interface List
·         Pada Interface List klik wlan1
·         Klik tanda setuju

 ·         Kedua
-          Klik Wireless, kemudian muncul Wireless Tables
-          Klik Security Profiles, klik tanda tambah, akan muncul New Security  Profile
-          Pada New Security Profile , atur WPA Pre-Shared Key dan WPA2 Pre-Shared Key dengan password wifi yang akan anda koneksikan


·         Ketiga
-          kembali ke Interfaces, pada Interfaces List klik-2x pada wlan1
-          Akan muncul Interface <wlan1>, kemudian ubah Security Profile menjadi ( profile1 )

 -          Kemudian klik scan, akan muncul Sanner (Running)
-          Klik start, akan muncul jaringan wifi cari jaringan wifi yang anda inginkan
-          Klik connect


·         Keempat
-          Klik IP , kemudian klik Addesses ,kemudian klik tambah
-          Kemudian atur IP ADDRESS , tergantung anda mau atur di ether berapa  , kalo saya ether 2 dan ether 4


·         Kelima
-          Atur DHCP Server
-          Klik DHCP Setup
-          Atur DHCP Server Interface yang pertama di ether 2 dan yang kedua di ether empat

  Keenam
-          Klik DHCP Client pada bagian IP
-          Pada DHCP Client klik tambah , akan muncul New DHCP Client
-          Klik interface pada New DHCP client , ubah ke wlan1 , klik OK

 Ketujuh
-          klik routes pada bagian IP
-          Klik tambah
-          kemudian akan muncul New Route ,klik tanda yang ada di Gateaway
-          Ubah Gateaway menjadi wlan1 , kemudian OK
                                                                                                   
·         Kedelapan
-          Klik Firewall pada bagian IP
-          Klik NAT
-          klik tambah , dan akan muncul New NAT Rule
-          Klik Action , ubah Action menjadi “ masquerade ”
-          kemudian klik General ubah Out. Interface menjadi wlan1, kemudian OK
·         Kesembilan
-          Klik DNS pada bagian IP
-          Akan muncul DNS Settings
-          Ubah Servers ubah menjadi 8.8.8.8

        Kesepuluh
-          Klik New Terminal
-          Pada Terminal ketikkan angka “ ping 8.8.8.8 “ ( tanpa tanda kutip )
-          cek pada bagian  SIZE, TTL, dan TIME jika seperti di gambar berarti benar
·         Kesebelas
-          Jika perlu buka cmd untuk mengecek apakah sudah berjalan
-          Buka CMD , kemudian ketikkan “ ping 8.8.8.8 –t “
-          Jika berjalan seperti di gambar berarti berhasil
·         Keempatbelas
-          Klik Hotspot pada bagian IP
-          Klik Hotspot Setup
-          Ganti Hostpot Interface sesuai keinginan, saya menganti di ether4 , klik next
-          saat di bagian Name of Local HotSpot User dan Password for teh User, isi sesuai keinginan , kami memakai “ admin “ dan “ user “ , klik next
·         kelimabelas
-          Masukkan kabel straight ke ether4, maka akan anda akan masuk ke halaman log in , sukses
                                                                                      
·         Keenambelas

-          Jika terlihat seperti di gambar bararti berhasil

Tentang Switch Dan Router



Switch
Switch adalah komponen jaringan yang di gunakan untuk menghubungkan beberapa HUB untuk membentuk jaringan yang lebih besar atau menghubungkan komputer2 yang mempunyai kebutuhan bandwidth yang besar. Switch memberikan unjuk kerja yang jauh lebih baik dari pada HUB dengan harga yang sama atau sedikit lebih mahal.
Pada saat sinyal memasuki suatu port di switch, switch melihat alamat tujuan dari frame dan secara internal membangun sebuah koneksi logika dengan port yang terkoneksi ke node tujuan. Port-port lain di switch tidak mengambil bagian di dalam koneksi. Hasilnya adalah setiap port di switch berkores-pondensi ke suatu collision domain tersendiri sehingga kemacetan jaringan terhindari. Jadi, jika suatu Ethernet switch 10-Mbps mempunyai 10 port,maka setiap port secara efektif mendapatkan total bandwidth 10Mbps sehingga port switch memberikan suatu koneksi yang dedicated ke node tujuan.
Switch terbagi dalam 2 tipe utama: switch layer-2 dan layer-3. Switch layer-2 beroperasi pada layer data-link model OSI dan berdsarkan terknologi bridging. Switch tipe ini membangun koneksi logika antar port berdasarkan pada alamat MAC. Switch layer-2 dapat digunakan untuk memecah jaringan yang sedang berjalan ke dalam collision domain yang lebih kecil untuk meningkatkan unjuk kerja.
Switch layer-3 beroperasi pada layer-3 dari model OSI dasar teknologi routing. Switch tipe ini membangun koneksi logika antar port berdasarkan alamat jaringan. Switch-switch ini dapat digunakan untuk menghubungkan jaringan-jaringan yang berbeda di dalam suatu internetwork. switch layer-3 kadang-kadang di sebut Switch routing atau switch multilayer.

Router
Router adalah sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI.
Fungsi Router Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Router berbeda dengan switch. Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN).

Tentang DHCP CLIENT & DHCP SERVER

  • DHCP CLIENT & DHCP SERVER Image result for dhcp client dan server

Pengertian atau penjelasan dhcp server dan dhcp client - DHCP merupakan singkatan dari Dynamic Host Configuration Procotol, untuk yang baru saja belajar membuat atau mengenal jaringan secara teori maupun praktek akan banyak sekali pertanyaan-pertanyaan dari diri pribadi guna mengetahui, mendapatkan informasi sejelas mungkin.

Pengertian DHCP Server dan DHCP Client, pertanyaan sering muncul saat kita menemukan sesuatu, kasus atau masalah atau pertanyaan dari orang lain dilapangan, saat membaca atau melihat perbedaan antara dhcp server dan dhcp client, begitu juga dengan saya pribadi sempat terlintas hendak menanyakan perbedaan dhcp server dan dhcp client pada salah seorang guru jaringan di sekolah, tapi ada rasa takut tuk bertanya akan hal tersebut, kekawatiran penjelasan yang disampaikan tidak bisa membuat saya mengerti ataukah terlalu teoritis atau memang demikian red : rada seram gurunya.

Tulisan kali ini saya mencoba memberikan sedikit penjelasan dhcp server dan dhcp client, berdasarkan pendapat saya semoga tidak salah dalam penyampaiannya.

Secara umum diketahui istilah dhcp dipergunakan pada jaringan (configurasiprotocol), pemberian / request ip otomatis oleh server ke client dan request ip dari client ke server, cara lain pemberian ip secara manual / static. jika diartikan dari singkatan DHCP - Dynamic Host Configurasi Protocol,

Dynamic = dinamis
Host = Perangkat/node
configurasi = pengaturan
protocol = protocol

Jadi bisa kita simpulkan pengaturan protocol suatu perangkat dilakukan secara dinamis, yang dikendalikan atau ditur oleh sistem secara otomatis pada jaringan tersebut. pengaturan protocol bisa dilakukan secara manual atau static dan bisa juga secara dynamic.

Cara kerja DHCP

Secara umum DHCP Server mempunyai 4 tahapan.
1. IP Least Request, Client meminta IP Address pada Server.
2. IP Least Offer, Menawarkan IP Address kepada Client.
3. IP Lease Selection, Client memilih penawaran IP Address yang diberikan Server.
4. IP Lease Acknowledge, DHCP Server memberikan konfirmasi nomor IP dan informasi lain ke Client. Kemudian Client melakukan inisialisasi dengan menghubungkan pada jaringan tersebut.

Kelebihan Menggunakan Layanan DHCP

1. Memudahkan dalam komunikasi data antar jaringan.
2. Dapat memberikan IP Address secara otomatis.
3. IP Reusable, artinya IP dapat digunakan semua Client asalkan tidak digunakan Client lain.
4. Dapat dikonfigurasi waktu penggunaan. karena adanya least period.

Kekurangan Menggunakan Layanan DHCP

1. Semua konfigurasi bergantung pada DHCP Server, jadi jika terjadi masalah pada Server semua client tidak akan bisa terhubung dengan baik.
2. Harus terdapat komputer yang menjadi komputer Server.

Pertanyaan yang mungkin ditanyakan tentang dhcp

1. Dimana biasanya dhcp digunakan?
Biasanya dhcp digunakan pada internet wireless rumahan, seperti spedy, wigo, dan lain-lain.
2. Sistem operasi apa saja yang mendukung dhcp?
Rata-rata semua sistem operasi sudah mendukung, seperti Linux, Windows, Mac OS, dan lain-lain.
3. Apakah menggunakan DHCP mempunyai dampak yang tidak baik?
Dampak menggunakan DHCP sampai sekarang sangat baik untuk membantu efisiensi dalam jaringan. sehingga mempersingkat waktu dalam memberikan IP Address secara otomatis.
4. Silahkan ditanyakan dikolom komentar ya, jika ingin bertanya tentang materi DHCP.

Soal RBJ .

Contoh Soal RBJ...

1. Jelaskan apa yg dimaksud topologi jaringan !
2. Apa yg dimaksud dengan IP address , kenapa perlu memberi IP address kepada sebuah interfaces ?
3. Apa fungsi dari DNS ? 
4. Berapa jenis dari protokol Routing ?
5. Apa fungsi dari NAT beserta kepanjangan nya?
6. Buat 5 soal bagaimana cara menghitung dari Subnet ?

Jawab :
1. Adalah suatu cara atau konsep untuk menghubungkan beberapa atau banyak komputer sekaligus menjadi suatu jaringan yang saling terkoneksi.

2. 
IP address atau Internet Protocol Address adalah bentuk peng-alamatan dalam suatu Jaringan komputer dengan menggunakan deretan angka sebagai identitas unik alamat tersebutNetwork Interface adalah sebuah Interface yang berfungsi untuk menyambungkan sebuah host ke network. Network Interface adalah perangkat keras yang bekerja pada layer 1 dari Model OSI. Network Interface dibutuhkan oleh Router untuk menghubungkan Router dengan sebuah LAN atau WAN.
Karena Router bertugas menyambungkan network-network, sebuah router harus mempunyai minimal 2 network interface. Dengan konfigurasi minimal ini, router tersebut bisa menghubungkan 2 network, karena masing-masing network membutuhkan satu network interface yang terhubung ke Router.
3. Merupakan sistem database yang terdistribusi yang digunakan untuk pencarian nama komputer di jaringan yang menggunakan TCP/IP. DNS mempunyai kelebihan ukuran database yang tidak terbatas dan juga mempunyai performa yang baik.


4. Protokol Routing adalah komunikasi antara router – router. Routing protokol mengijinkan router – router untuk sharing informasi tentang jaringan dan koneksi antar router. router menggunakan infformasi ini untuk membangun dan memperbaiki table routingnya.




Jenis-Jenis Protocl Routing :
1. Static Routing
 
2. Dynamic Routing

 5. NAT (Network Address Translation) adalah adalah sebuah proses pemetaan alamat IP dimana perangkat jaringan komputer akan memberikan alamat IP public ke perangkat jaringan local sehingga banyak IP private yang dapat mengakses IP public.

6.dari alamat sebagai berikut:
1. 198.53.67.0/30
2. 202.151.37.0/26
3. 191.22.24.0/22
Tentukan 
1.Alamat Subnet Mask

2.Alamat Subnet

3.Alamat broadcast

4.Jumlah host yg dapat di gunakan

5.Alamat Subnet ke 3

Jawab :

1.198.53.67.0/30 –> IP class C:
Subnet Mask: /30 = 11111111.11111111.11111111.11111100 = 255.255.255.252
Menghitung Subnet:
Jumlah Subnet: 26 = 64 Subnet
Jumlah Host per Subnet: 2– 2 = 2 host
Blok Subnet: 256 – 252 = 4, blok berikutnya: 4+4 = 8, 8+4 = 12, dst…
jadi blok Subnet: 0, 4, 8, 12, dst…
Host dan broadcast yang valid:
Maka dari perhitungan diperoleh:
  • Alamat Subnet Mask: 255.255.255.252
  • Alamat Subnet: 198.53.67.0, 198.53.67.4, 198.53.67.8, 198.53.67.12, … , 198.53.67.252
  • Alamat Broadcast: 198.53.67.3, 198.53.67.7, 198.53.67.11, 198.53.67.15 … 198.53.67.255
  • Jumlah host yang dapat digunakan: 64×2 = 128
  • Alamat Subnet ke-3: 198.53.67.8
2.202.151.37.0/26 -> IP class C
Subnet Mask: /26 = 11111111.11111111.11111111.11000000 = 255.255.255.192
Menghitung Subnet:
Jumlah Subnet: 22 = 4 Subnet
Jumlah Host per Subnet: 26 – 2 = 62 host
Blok Subnet: 256 – 192 = 64, blok berikutnya: 64+64 = 128, 128+64 = 192
Jadi blok Alamat Subnet: 0, 64, 128, 192
Host dan broadcast yang valid:
Maka dari perhitungan diperoleh:
  • Alamat Subnet Mask: 255.255.255.192
  • Alamat Subnet: 202.151.37.0, 202.151.37.64, 202.151.37.128, 202.151.37.192
  • Alamat Broadcast: 202.151.37.63, 202.151.37.127, 202.151.37.191, 202.151.37.255
  • Jumlah host yang dapat digunakan: 4×62 = 248
  • Alamat Subnet ke-3: 202.151.37.128
3.191.22.24.0/22 –> IP class B
Subnet Mask: /22 = 11111111.11111111.11111100.00000000 = 255.255.252.0
Menghitung Subnet:
Jumlah Subnet: 26 = 64 Subnet
Jumlah Host per Subnet: 22– 2 = 2 host
Jumlah Blok Subnet: 256 – 252 = 4, blok berikutnya: 4+4 = 8, 8+4 = 12, dst…
Jadi blok Alamat Subnet: 0, 4, 8, 12, 16, dst…
Alamat host yang valid:
  • Alamat Subnet Mask: 255.255.252.0
  • Alamat Subnet: 191.22.24.0, 191.22.24.4, 191.22.24.8, …, 191.22.24.252
  • Alamat Broadcast: 191.22.24.3, 191.22.24.7, 191.22.24.11, …, 191.22.24.255
  • Jumlah host yang dapat digunakan: 2×64 = 128
  • Alamat Subnet ke-3: 191.22.24.8

Kamis, 27 Oktober 2016

www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com